Tujuan: menghidupkan materi Pertemuan 1–7 dalam keseharian agar Anda siap menyelesaikan masalah hari ini dan nanti — dan siap untuk Project Pertemuan 9–16.
Dua hal yang berbeda:
SYARAT KIRIM Tiap hari (Hari 1–7):
SYARAT KIRIM Sekali dalam 7 hari, agar tuntas (Piagam & Lencana Tarkib): tujuh hari terkirim, minimal satu aksi SDGs (lengkap dengan detailnya), dan Tajalli (minimal 5 hari konsisten mengaudit diri dan membiasakan kebaikan).
TAMBAHAN Nilai plus, tidak menghalangi Kirim:
Nilai Bagian 2 (UTS) berasal dari kelengkapan tujuh hari ditambah post-test diagnostik. Catatan fiqh bersifat ringkas dan memuat perbedaan pendapat secara garis besar; untuk kasus tertentu rujuklah dosen.
Masukkan NIM untuk melihat kemajuan Anda.
UTS ini bukan ujian hafalan. Ia adalah puncak dari tujuh pertemuan yang saling bersambung, dengan satu tujuan: agar Anda mampu menyelesaikan permasalahan yang muncul hari ini dan di masa depan — dari urusan pribadi, keluarga, dan kampus sampai masalah bangsa dan bumi (SDGs) — dengan cara berpikir dan bertindak yang Islami dan Qur'ani. Ketujuh hari tantangan adalah latihan menjalani rangkaian itu dalam keseharian:
Lebih dalam lagi, UTS ini menyempurnakan empat karakter Nabi ﷺ — Fathonah, Amanah, Shiddiq, dan Tabligh — yang kini dilatih lewat isian harian, bukan sekadar dipelajari:
| Karakter | Yang disempurnakan lewat UTS | Terlihat dalam tantangan |
|---|---|---|
| Fathonah cerdas | Kecerdasan dalam memahami, membangun paradigma Al-Qur'an, dan menyelesaikan masalah dengan pendekatan Islami. | Big Plan C6, KARYA tiap hari, dan aksi SDGs. |
| Amanah dapat dipercaya | Menjaga kepercayaan: apa yang disampaikan benar-benar dilakukan dengan baik, sehingga membentuk integritas diri. | Kegiatan yang dicentang harus sungguh dikerjakan dan dibuktikan dengan tautan. |
| Shiddiq jujur | Jujur dalam mengisi, dan terbiasa melakukan hal yang benar. | Audit Takhalli (“Terjaga” atau “Tergelincir”) dan muhasabah malam yang diisi apa adanya. |
| Tabligh menyampaikan | Menyempurnakan penyampaian dan pembiasaan diri untuk membentuk pribadi yang lebih baik. | Refleksi harian, kebiasaan baik (Tahalli), dan KARYA yang layak dibagikan. |
Karena itu jujur dalam mengisi sama pentingnya dengan lengkapnya isian: isian yang apa adanya lebih berharga daripada isian yang sempurna tetapi tidak sungguh dijalani.
Setelah UTS ini Anda diharapkan menjadi pribadi yang lebih siap menjalani Project Pertemuan 9–16: bergerak bersama kelompok sebagai bagian dari umat yang disebut dalam firman Allah:
وَلْتَكُن مِّنكُمْ أُمَّةٌ يَدْعُونَ إِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنكَرِ ۚ وَأُولَٰئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ
“Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan orang yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh (berbuat) yang makruf, dan mencegah dari yang mungkar. Dan mereka itulah orang-orang yang beruntung.” — QS. Ali 'Imran 3:104 (terjemah makna)
Karena itu penilaiannya autentik: yang dilihat adalah bukti nyata bahwa paradigma, iman, syariah, dan ihsan Anda hidup dalam tindakan — bukan seberapa banyak yang Anda hafal.
Imam al-Ghazali menulis Bidayatul Hidayah sebagai tuntunan sehari semalam: dari bangun tidur, bersuci, shalat, belajar, bergaul, makan, sampai tidur kembali. Dalam Ihya' 'Ulumiddin ia memadukan dalil wahyu dengan argumentasi akal dan akibat nyata setiap perbuatan — supaya amal tidak sekadar kebiasaan, tetapi dipahami maknanya. Agenda Harian ini mengikuti pola yang sama: setiap butir punya 💡 Renungan berisi doa, dalil naqli, argumentasi logis, dampak, dan angka nyata.
Pagi ini sekitar 167.000 orang di dunia tidak bangun lagi (PBB, 2024). Siang ini sekitar 1 dari 11 orang di dunia lapar (FAO, 2024). Hari ini hanya sekitar 3 dari 10 pemuda Indonesia seusia Anda yang duduk di bangku kuliah (BPS, 2023). Anda bangun, makan, dan belajar — maka hidup Anda adalah amanah untuk dipakai sebaik-baiknya.
Ingin berkontribusi lebih luas? Ambil juga Tantangan 17 SDGs — Khalifah Bumi: satu aksi nyata untuk setiap tujuan pembangunan berkelanjutan.
Dosen memberi level 1–4 pada tiap kriteria. Skor = jumlah level ÷ 16 × 100. Predikat: Teladan ≥ 85, Cakap ≥ 70, Berkembang ≥ 50.